Warna Urine Ungkap Kondisi Tubuh

Warna Urine Ungkap Kondisi Tubuh

Warna Urine Ungkap Kondisi Tubuh

Warna Urine Ungkap Kondisi Tubuh, – Air seni atau urineyang normal ditandai dengan warna kuning muda cenderung jernih. Namun urine juga dapat berubah warnabergantung pada makanan yang dikonsumsi maupun status kesehatan.

Karenanya, ketahui warna urine dan artinya sehingga bisa mengetahui kondisi tubuh sebenarnya. Daftar IDN Poker Pulsa

Perubahan warna urine yang tak biasa dan bukan dipengaruhi makanan atau obat-obatan tertentu bisa jadi disebabkan oleh kondisi lain. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko perubahan warna urine meliputi:

– Usia. Biasanya orang tua atau usia lanjut mengalami gangguan kemih dan ginjal yang dapat menyebabkan munculnya darah pada urine. Seringkali pria berusia lebih dari 50 tahun mengalami keluar darah pada kemihnya karena pembesaran kelenjar prostat.

– Riwayat keluarga. Riwayat keluarga dengan penyakit ginjal atau batu ginjal meningkatkan risiko perubahan warna pada urine karena tercampur darah.

– Atlet. Orang yang melakukan latihan fisik yang berat seperti pelari paling rentan mengalami perubahan warna urine. Meski tak menutup kemungkinan siapa saja yang berolahraga berat dapat mengalami pendarahan saluran kencing.

Warna urine menunjukkan hasil pigmen yang disebut urokrom. Ini menandai seberapa encer atau terkonsentrasinya urine.

Pada tubuh yang sehat, warna urine tergantung pada seberapa banyak air yang diminum. Cairan mengencerkan pigmen kuning dalam urine, sehingga semakin banyak minum, semakin jernih urine Anda.

Jika minum lebih sedikit, warnanya pun akan lebih terkonsentrasi. Dehidrasi yang parah dapat menghasilkan urine berwarna kuning pekat.

Tak cuma karena kurang minum, penyebab warna urine yang beragam disebabkan oleh banyak faktor. Pigmen dan senyawa lain dalam makanan dan obat tertentu dapat mengubah warna urine.

Akan tetapi, warna urine yang tidak biasa bisa juga menjadi tanda penyakit atau terdapat masalah kesehatan pada tubuh. Warna urine yang perlu diwaspadai antara lain merah dan disertai darah, biru, hijau, cokelat tua, atau keruh.

Perubahan warna urine bisa bergantung pada jenis makanan dan minuman, obat, kuantitas air yang diminum. Jika itu penyebabnya, umumnya warna urine masih pada spektrum normal.

Namun ada kasus-kasus tertentu yang menyebabkan warna urine tidak biasa yang hendaknya mendapatkan perhatian. Berikut warna urine dan artinya, dikutip dari berbagai sumber.

Urine yang normal ditandai dengan warna kuning pucat yang cenderung jernih. Pigmen urokrom yang ada dalam urine akan semakin encer jika minum air. Banyak vitamin B dalam aliran darah juga dapat menyebabkan urine berwarna kuning neon.

Urine dapat menjadi kemerahan atau merah muda jika Anda makan buah-buahan dengan pigmen magenta seperti bit, kelembak (rhubarb), bluberi, bahkan wortel.

Obat-obatan seperti antibiotik dan obat infeksi phenazopyridine juga biasanya menjadi efek samping yang membuat urine berwarna merah.

Selain berasal dari sesuatu yang dikonsumsi, kadang-kadang ada penyebab lain yang terkait dengan sinyal tubuh Anda atau dikenal sebagai hematuria. Gejala yang menandai hematuria atau kencing darah.

Penyebabnya antara lain pembesaran prostat, batu ginjal, maupun infeksi saluran kemih (ISK) dan ginjal, maupun tumor.

Urine berwarna oranye biasanya menandakan tubuh dehidrasi. Mengonsumsi obat-obatan seperti vitamin B2 dosis tinggi, phenazopyridine, atau antibiotik juga bisa menyebabkan urine berwarna oranye.

Jika bukan disebabkan oleh masalah tersebut, kemungkinan terdapat masalah atau gangguan pada hati atau saluran empedu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *