Terjun ke Industri Digital, Intip Kisah Sukses Fikri Faizah Bangun Bisnis Digital Agency

Terjun ke Industri Digital, Intip Kisah Sukses Fikri Faizah Bangun Bisnis Digital Agency

Terjun ke Industri Digital, Intip Kisah Sukses Fikri Faizah Bangun Bisnis Digital Agency

fikri faizah 140959 big - Terjun ke Industri Digital, Intip Kisah Sukses Fikri Faizah Bangun Bisnis Digital Agency

Terjun ke Industri Digital, Intip Kisah Sukses Fikri Faizah Bangun Bisnis Digital Agency , – Industri digital di Indonesia kini semakin berkembang pesat. Seiring berjalannya waktu Perkembangan teknologi dan industri digital telah menghasilkan banyak generasi  kreatif membuat perubahan ke arah yang lebih maju.

Berdasarkan data, pertumbuhan industri  ekonomi digital  di Indonesia meningkat sangat signifikan dan mencapai 40% setiap tahun. Diprediksi hingga tahun 2025 pertumbuhannya mencapai USD130 miliar atau senilai Rp1,820 triliun (Kurs Rp14.000).

Fikri Faizah adalah salah satu contoh milenial yang berhasil memanfaatkan peluang bisnis industri digital, dan teknologi yang sangat besar potensinya. Pria kelahiran Jakarta tahun 1998 ini sudah memulai bisnis media sosial pemasaran, pemasaran internet, berjualan tiket rekreasi, perjalanan online, dan lain-lain sejak tahun 2014, saat masih menginjak bangku Sekolah Mengengah Kejuruan (SMK).

Sebelumnya, Fikri pernah menjadi selebtweet dan tergabung di komunitas Seleb Indonesia Tweet (IST) pada periode 2010-2017 dengan menggunakan akun Twitter @sipiqi di mana pada saat ini kurang 200.000  pengikut .

Dari Twitter, Fikri berhasil mendapatkan banyak pemasukan dan tentu saja banyak teman dan relasi yang terbangun. Namun, seiring berjalannya waktu, Twitter mulai kurang diminati oleh pemasang iklan (Pengiklan) hingga Fikri memutuskan untuk memasang dan memutar Instagram.

Sampai saat ini Fikri sudah memiliki akun Instagram yang bernama @sipiqi dan memiliki kurang dari 200.000 pengikut.

Pengalaman kerja yang telah disetujui Fikri juga bisa diberikan banyak dan luar biasa di usianya. IA memulai karir pada tahun 2016. Saat tahun 2016 hingga tahun 2018, Fikri bekerja dengan satu perusahaan Badan Teknologi yang fokus bergerak pada pembuatan dan pengembangan aplikasi Augmented Reality (AR) yang berbasis Android dan Website, sebagai Content and Social Media Director.

Pada tahun 2018 hingga tahun 2019, ia bekerja di salah satu lembaga pemerintahan Republik Indonesia, sebagai Ketua Tim Media Sosial dan Manajer Pemasaran Internet. Dan sejak 2015 hingga tahun 2019, Fikri adalah seorang pemain Blogger dan Google AdSense.

Besarnya potensi peluang industri digital dan teknologi telah diterima oleh Fikri, didorongnya untuk membangun bisnis digitalnya di usia yang terbilang masih cukup muda, 21 tahun.

Bersama partnernya Alfaresta Anteng Tristansah lewat akun instagram @ AlfarestaAT, Fikri mendirikan perusahaan yang bernama PT FFC Media Indonesia (Instagram: @FFCMediaID) pada Juli tahun 2019 lalu.

Perusahaan tersebut bergerak dan fokus pada Badan Digital, Talent Manajemen, Gaming e-Sports, serta Jasa Digital, Media, dan tentu saja Internet Marketing.

Fikri mengatakan bahwa FFC Media Indonesia berbeda dengan perusahaan atau agensi lain di luar sana. Karena dia mengumpulkan perusahaan digital, ini berdasarkan pengalaman yang telah diterima olehnya.

“Kita menciptakan perusahaan karena membuat sistem baru dan tentu saja berbeda dengan sistem perusahaan lain yang sudah ada sebelumnya. Karena yang saya dan mitra saya rasakan selama ini, sistem yang perusahaan tawarkan, sangat menguntungkan terhadap keamanan dan kebebasan pengguna,” katakan Fikri.

Fikri mengatakan sebagian talentnya berasal dari kalangan YouTuber, Selebgram, Selebtweet, Artis, dan lainnya. Diambil adalah Yosua Putra (Budi Setiawan), Usama Harbatah, BangIjal TV, dan masih banyak lagi.

Selain itu, Fikri akhirnya membuat usaha yang kedua dan bergerak di ranah e-Sports yang bernama Wolfgenk e-Sports. Fikri memulai e-Sports ini karena dia melihat potensi dan peluang yang sangat besar dari usaha ini, karena sangat digandrungi anak-anak, dan hanya tersedia di Indonesia, bahkan sampai ke kancah dunia.

Awalnya, Wolfgenk adalah  guild  atau  klan  yang dibuat oleh seorang gamer dan streamer yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta, yang bernama Shidiq Nursalim hingga muncul ide dari kepala Fikri yang ingin dijadikan Wolfgenk sebagai e-Sports. Lalu terbentuklah Wolfgenk e-Sports pada Juni 2019 lalu.

Meski terbilang baru, namun Wolfgenk e-Sports sudah menghasilkan berbagai prestasi yang sangat luar biasa.

Beberapa prestasinya adalah Intifada Musim II 2019 (Peringkat ke-2), FFIM 2019 (Grup D Terakhir, Peringkat ke-4), DS DreamWork II 2019 (Juara), Rise to Death Championship Musim II 2019 (Juara), DG Tiket Emas A1 , Area Sumatera 2019 (Semifinal), Medan Online War 2019 (Semifinal), dan lain-lain.

PT FFC Media Indonesia memiliki 10 orang karyawan hingga saat ini. Melalui perusahaanya, Fikri sepakat memberikan perkembangan dan kontribusi positif bagi perkembangan industri digital di Republik Indonesia ini. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *