Perkembangan Produsen, Produksi, Ekspor, Impor, suplai Caustic Soda

Perkembangan Produsen, Produksi, Ekspor, Impor, suplai Caustic Soda

Perkembangan Produsen, Produksi, Ekspor, Impor, suplai Caustic Soda

Perkembangan Produsen, Produksi, Ekspor, Impor, suplai Caustic Soda – Sodium hydroxide yang sering juga dinamakan dengan caustic soda atau soda api adalah caustic komersial yang memiliki rumus kimia NaOH.

Dilihat dari fisiknya sodium hydroxide terdiri dari dua macam yakni berbentuk padat (flake) dan berbentuk cair (liquid). Caustic soda padat dan cair merupakan bahan kimia alkalis yang mudah menyerap karbon dioksida dari udara dan dapat mengakibatkan luka seperti luka bakar jika terkena kulit.

Selain itu caustic soda juga mempunyai sifat gampang menyerap air dan carbon dioxide dari udara, larut dalam air, alkohol, glycerol, dan bersifat basa. Padatan caustic soda meleleh pada suhu 318 øC, dan titik didihnya mencapai 1350 øC

Di Indonesia caustic soda telah diproduksi sejak dulu dan sampai saat ini tidak kurang dari 14 perusahaan yang terjun di bidang industri ini dengan kapasitas produksi seluruhnya mencapai 1.073.,400 dry metrikton per tahun.

Dari keempat belas perusahaan itu, dua diantaranya mempunyai kapasitas cukup besar yaitu PT Asahimas Chemical (Ex. PT Asahimas Subentra Chemical) dengan kapasitas produksi sebesar 700.000 ton dan PT Sulfindo Adiusaha dengan kapasitas 215.000 ton, masing-masing per tahun.

Pihak PT ISI saat dihubungi media mengatakan dengan penggantian sistim produksinya tersebut, saat ini perusahaannya bisa memproduksi caustic soda liquid dengan kadar minimal 48%.

Menurut sumber tersebut, saat ini semua produksinya masih terkonsentrasi untuk memenuhi pasar dalam negeri khususnya ke industri tekstil, serat rayon, pulp, MSG, sabun mandi, detergent dan lain sebagainya.

Untuk perusahaan caustic soda lainnya bisa dilihat pada tabel berikut.Informasi yang diperoleh media dari para produsen caustik soda menyampaikan dengan kapasitas yang dimiliki saat ini sebetulnya para produsen mampu untuk memenuhi seluruh kebutuhan industri pemakai didalam negeri.

Tetapi karena ada beberapa industri pemakai yang lokasinya jauh dari pabrik seperti di Medan, Riau, Kalimantan dan lain sebagainya, menjadikan harga jual produk lokal lebih mahal dibandingkan dengan produk impor. Kondisi inilah yang menjadikan impor caustic soda di Indonesia sulit dihentikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *