Pegawai Amazon Mogok Kerja

Pegawai Amazon Mogok Kerja

Pegawai Amazon Mogok Kerja

Pegawai Amazon Mogok Kerja – Pekerja Amazon, Samsung dan LG yang mengidap virus corona (Covid-19) bertambah. Saat ini dilaporkan dua orang pekerja Amazon positif mengidap Covid-19. Selain itu, pekerja Samsung positif Covid-19 bertambah dua orang di pabrik yang berlokasi di kompleks Gumi, Korea Selatan. Sementara satu orang pekerja LG juga positif Covid-19.

Dua orang pekerja Amazon yang positif Covid-19 berada di Milan, Italia. Saat ini kedua pegawai telah dikarantina. Amazon menegaskan pegawai asal Amerika Serikat saat ini tidak ada yang tertular Covid-19.

Amazon diketahui telah mengambil kebijakan untuk menghentikan perjalanan yang tidak penting kepada 798 ribu pekerjanya, baik di Amerika Serikat maupun di luar Amerika Serikat.

Pekerja di enam pusat logistik Amazon di Jerman mogok kerja hari ini memprotes keselamatan pekerja di tengah pandemi virus Corona. Mereka memprotes atas kelalaian dan tidak transparannya perusahaan perihal beberapa pegawai yang positif virus Corona.

Mogak kerja ini akan berlangsung selama 48 jam karena tidak transparannya raksasa ritel Amerika Serikat (AS) setelah adanya karyawan yang positif virus Corona.

“Kami memiliki informasi bahwa setidaknya 30 hingga 40 rekan kerja terinfeksi Corona,” kata perwakilan serikat pekerja Verdi, Orhan Akman dikutip dari Reuters, Senin.

Sejak Januari, Amazon telah mengeluarkan pelarangan itu untuk menghindari penularan kepada para pekerjanya. Amazon bahkan telah memerintahkan para pekerjanya untuk bekerja dari rumah.

Kebijakan ini meniru perusahaan teknologi besar lainya seperti Apple, Google, Facebook, dan Microsoft, seperti dilansir dari Business Insider.

Dilaporkan ZDNet, tambahan dua pekerja Samsung membuat angka pengidap Covid-19 di kalangan pekerja Samsung menjadi tiga orang. Satu orang positif Covid-19 bekerja di pabrik semikonduktor di Giheung.

Satu orang pekerja LG positif Corona bekerja di Gumi. Kota Gumi dekat dengan kota Daegu yang menjadi wabah virus corona di Korea Selatan.

Saat ini Korea Selatan telah mengumumkan 3,736 orang yang terinfeksi Covid-19, 18 diantaranya tewas akibat Covid-19.

Serikat pekerja akan melakukan mogok kerja selama dua hari. Mereka mengecam perusahaan yang dianggap hanya mementingkan keuntungan dibandingkan keselamatan pekerja.

Saat dikonfirmasi Amazon menolak tuduhan dari serikat pekerja. Amazon mengatakan telah menggelontorkan dana US$ 4 miliar
untuk melindungi pekerja dari risiko virus Corona.

Juru bicara Amazon pun merinci sejauh mana langkah perusahaan untuk melindungi pekerjanya. Sejak Februari perusahaan telah membeli 470 juta botol desinfektan, 21 juta pasang sarung tangan, 19 juta masker, dan 39 juta kotak tisu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *