Mari Berkenalan dengan Jeff Bezos, Raja 3 Kali Puncak Orang Terkaya Dunia

Mari Berkenalan dengan Jeff Bezos, Raja 3 Kali Puncak Orang Terkaya Dunia

Raja 3 Kali Puncak Orang Terkaya Dunia

Raja 3 Kali Puncak Orang Terkaya Dunia – Forbes menempatkan Jeff Bezos menjadi orang terkaya di dunia tahun 2020 ini. Bukan kali pertama, Jeff menduduki posisi ini untuk kali ketiga dalam tiga tahun berturut-turut.

Baca juga : Mantan Menkominfo, Rudiantara Jadi Komut Semen Indonesia

Forbes mencatat milarder dunia saat ini terhitung memiliki USD8 triliun secara hitungan kasar. Angka ini disebut Forbes turun US$700 miliar dibanding 2019 lalu.

Punya Harta Rp1.5 Triliun

Forbes mencatat Jeff memiliki harta lebih kurang US$113 miliar atau setara dengan kisaran Rp1.582 triliun (US$1 setara dengan Rp14.000 per data 8 Juni 2020). Angka ini sudah termasuk dalam kenaikan 15 persen di saham Amazon berdasarkan data Forbes.

Tahun lalu, pendiri Amazon ini baru menyelesaikan kasus perceraiannya dengan MacKenzie Bezos. Imbasnya, Jeff harus mengeluarkan uang hingga US$40 miliar atau Rp560 triliun.

bezos j m getty 1 - Mari Berkenalan dengan Jeff Bezos, Raja 3 Kali Puncak Orang Terkaya Dunia

Namun, posisinya sebagai orang terkaya di dunia tetap tidak tergantikan.

Pernah Jadi Pelayan

Dilansir di berbagai sumber, Jeff bisa berdiri di tempatnya sekarang setelah melewati perjalanan panjang. Jeff bahkan diketahui pernah menjadi pelayan di salah satu restoran cepat saji.

Pria kelahiran 1964 ini pernah menjadi pelayan di McDoland dan juga bekerja sebagai juru masak ketika dia masih kuliah. Wah, mulai dari bawah ternyata ya Jeff.

Sudah Bercita-cita Sejak Awal Berkarier

Jeff lulus dengan gelar sarjana komputer dan teknik elektro dari Princeton University, New Jersey. Kala itu, Jeff muda memulai karirnya dengan bekerja di Wall Street.

Sejak memulai kariernya, Jeff sudah bercita-cita mendirikan bisnisnya sendiri. Tempat pertamanya bekerja dipakai Jeff sebagai tempat belajar dan membangun relasi bisnis.

Dirikan Amazon dan Terus Bergerak Meki Diragukan

Pada 1994, Jeff mulai mendirikan Amazon yang semula berguna sebagai toko buku online. Usaha yang dirintisnya di Washington, Amerika Serikat ini didukung orang tuanya.

Jeff memiliki keyakinan bahwa usahanya yang berbasis internet akan maju. Namun, tak sedikit orang yang sempat meragukan kelangsungan dan keberhasilan usaha Jeff ini.

Perlahan tapi pasti, Jeff memasukan barang-barang lain selain buku ke Amazon, termasuk fashion. Hingga akhirnya, Amazon bisa menjadi sebesar Amazon yang kita kenal saat ini

Dukung Kampanyen #BalckLivesMatter

Dalam akun Instagramnya (@jeffbezos), Jeff menunjukkan kepedulian dan dukungannya terhadap kampanye #BalckLivesMatter yang sedang marak di Amerika Serikat sebagai bentuk dukungan dan pencarian keadilan atas kematian Geogre Floyd beberapa waktu lalu.

Jeff sempat menerima email tak mengenakkan dari pelanggannya di Amazon terkait hal ini. Dalam salah satu unggahannya, Jeff menjelaskan dukungannya pada #BlackLivesMatter bukan menyatakan nyawa lain dianggap tidak berharga.

Namun, gerakan ini disebutnya terkait dengan rasisme dan risiko besar yang masih harus dialami oleh orang kulit hitam di Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *