Ini Daftar Bahan yang Terkandung di Dalam Vaksin

Ini Daftar Bahan yang Terkandung di Dalam Vaksin

Ini Daftar Bahan yang Terkandung di Dalam Vaksin

 

Ini Daftar Bahan yang Terkandung di Dalam Vaksin – Ada banyak informasi yang simpang siur terkait kandungan vaksin. Contohnya vaksin yang mengandung merkuri.

Informasi yang beredar justru bisa lebih banyak yang tidak benar dibandingkan yang benar.

Anda perlu mencari tahu fakta-faktanya di bawah ini.

Mengenal kandungan vaksin

 

Kandungan utama vaksin biasa dinamakan dengan bahan aktif. Bahan aktif merupakan bahan yang akan merangsang aktivitas sistem kekebalan tubuh sehingga lebih mampu melawan penyakit.

Vaksin yang bertujuan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh manusia ini juga mengandung sejumlah bahan lainnya seperti air.

Kandungan vaksin yang utama ialah virus atau bakteri. Kenapa virus atau vakteri disuntikkan ke tubuh manusia? Tenang, Anda tidak perlu khawatir, virus dan bakteri ini sudah dilemahkan.

Natinya, ketika bibit penyakit yang telah dilemahkan ini masuk ke dalam tubuh, Anda tidak akan kena penyakit itu. Justru sistem kekebalan tubuh Anda bertambah kuat.

Pasalnya, sistem kekebalan tubuh Anda sudah mengenali bibit penyakit berbahaya ini lewat vaksin sehingga suatu hari nanti bila bibit penyakit yang asli masuk ke dalam tubuh, Anda sudah kebal melawan penyakit itu.

Bahan apa lagi yang ada di dalam vaksin?

 

Selain bahan aktif, ada adjuvant yang ada dalam kandungan vaksin. Ini dikenal sebagai bahan pembantu. Di mana bahan-bahan ini fungsinya memaksimalkan keampuhan vaksin dalam melawan penyakit.

Aluminium garam ini diizinkan oleh FDA (Foods and Drugs Administration, sama dengan Badan POM di Indonesia) hanya sebanyak 1,14 miligram per dosis vaksin.

Badan POM menyampaikan bahwa penggunaan garam aluminium pada vaksin aman dan efektif.

Terdapat pengawet dalam kandungan vaksin

 

Selain ketiga bahan, ada juga pengawet di dalamnya. Pada dasarnya, vaksin memang butuh pengawet, tapi tidak untuk semua jenis vaksin.

Pengawet ini diperlukan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme supaya vaksin tetap berfungsi baik.

Sayangnya, dari 4 jenis pengawet, ada 1 pengawet yang banyak dijadikan perdebatan karena berbahan Merkuri.

Thimerosal ialah jenis pengawet pada vaksin yang isunya bisa menimbulkan autisme dan ADHD karena terbuat dari merkuri

Tetapi, untuk mengurangi risiko dan keresahan masyarakat, vaksin modern saat ini telah tidak memakai thimerosal lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *