Bahan Pembuat Parfum

Bahan Pembuat Parfum

Bahan Pembuat Parfum

Bahan Pembuat Parfum – Penemuan dan kualitas bahan mentah adalah titik pangkal perjalanan panjang parfum – dari tumbuhan ke wewangian. Panen mawar yang gagal, karena kehujanan atau kekeringan, menjadi bencana besar bagi pembuat parfum. Belakangan, proses kimia dilibatkan, yang ikut berperan dalam peningkatan kualitas.

Parfum berbahan mentah tiga jenis: hewan, tumbuhan (khususnya bunga), dan sintetis. Pertama, tentang bahan mentah hewani.

Banyak orang tentu kaget setelah tahu bahwa hewan kecil manis seperti berang-berang berperan penting dalam industri parfum, atau kelenjar perut rusa jantan tak bertanduk (musk deer) bermanfaat memperkuat aroma wewangian.

Kini pemakaian hewan sangat dibatasi demi kelestarianya. Namun, adalah penting mengetahui asal muasal wewangian sintetis tertentu dan peran hewan dalam penciptaan parfum.

Ada banyak pilihan untuk membeli parfum di counter tapi kadang terbersit keinginan untuk membuat sendiri. Kamu bisa memilih wangi apa yang ingin ditonjolkan dan mencerminkan kamu banget.

Parfum alias minyak wangi mungkin adalah salah satu produk kecantikan yang kamu miliki di meja rias. Produk ini bisa menunjang kepercayaan diri dan menyingkirkan bau badan tak sedap. Hadir dalam berbagai aroma yang memikat hingga bisa disesuaikan dengan kepribadian, menjadikan parfum diminati oleh banyak orang termasuk kaum pria.

Namun, kamu juga perlu berhati-hati karena tidak semua parfum ternyata aman digunakan. Banyak produk parfum tak berkualitas yang dibuat dari bahan berbahaya seperti bahan kimia yang berlebihan. Alih-alih wangi dan membuat rileks, memilih parfum yang salah malah bisa menyebabkan berbagai penyakit mulai dari kulit yang kering hingga sakit kepala.

Parfum berkualitas cenderung berharga tinggi karena berbahan apik natural yang lebih aman. Namun, tak perlu cemas karena ternyata parfum atau wewangian ini bisa kamu buat dan racik sendiri.

Bibit Minyak Wangi

Bahan ini adalah esensi penting bagi kamu yang ingin membuat minyak wangi. Disebut bibit karena masih asli dan belum tercampur dengan alkohol serta punya aroma menyengat yang harus diolah lagi untuk bisa digunakan.

Kamu juga tidak bisa menggunakan bibit minyak wangi yang belum dicampur karena dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit. Jika tidak dicampur dengan pelarut, aroma dari bibit minyak wangi juga sulit menyebar sehingga kamu sulit mendapat wewangian yang maksimal.

Alcohol 96% Deodorized

Alkohol digunakan dalam industri minyak wangi untuk membantu aroma parfum tersebar maksimal. Alkohol yang berasal dari etanol ini sebaiknya digunakan dengan bijak dan hati-hati karena berbahaya bagi kesehatan.

Sebelum memakainya dalam campuran minyak wangi, sebaiknya kamu memilih alkohol yang sudah dihilangkan baunya agar aroma parfum tidak dipengaruhi oleh bau alkohol.

Aquadest

Aquadest alias aqua Ddstilata merupakan air yang telah melalui proses penyulingan dan nyaris tanpa kandungan mineral. Air jenis ini digunakan agar mudah menyerap atau melarutkan berbagai jenis partikel yang dilarutkan dengan mudah.

Bahan Pelembap

Bahan ini disebut pula dengan MPG alias Mono Propylene Glycol yang kerap digunakan untuk pembuatan body spray. Berfungsi sebagai pelembap agar kulit tidak mudah kering akibat pengaruh alkohol yang menjadi kandungan dalam parfum.

Solubilizer

Bahan satu ini sering digunakan dalam produk perawatan rambut, losion hingga parfum. Fungsinya untuk memecah minyak dan membuat komponen tersebut larut bersama air dan terlihat jernih.

Long Lasting Agent

Saat memilih parfum, tentu kamu ingin minyak wangi dengan aroma yang tahan lama. Bagaimana bisa mendapat elemen ini jika membuat parfum sendiri? Kamu bisa membeli Pearl Fix yang berfungsi sebagai long lasting agent untuk memperpanjang keawetan dari wewangian yang digunakan. Kamu dianjurkan membeli komponen ini jika ingin aroma parfum lebih tahan lama tapi pilihlah bahan berlabel Cosmetic/Pharmaceutical Grade yang aman bagi kulit.

Fixative

Aroma parfum tidak muncul dengan mudah. Pada parfum, ada beberapa komponen yang harus mengikat aroma minyak wangi hingga tidak mudah menguap dan lebih tahan lama. Salah satu komponennya adalah fixative yang kerap dijadikan end note pada parfum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *