Bahan Kimia Untuk Usaha Laundry

Bahan Kimia Untuk Usaha Laundry

Bahan Kimia Untuk Usaha Laundry

Bahan Kimia Untuk Usaha Laundry – Laundry kiloan merupakan salah satu peluang bisnis dengan omzet yang sangat menjanjikan. Tidak melulu di kota besar, usaha ini pun sudah jamak ditemukan di kota-kota kecil. Umumnya para pemakai jasa laundry datang dari beragam kalangan, mulai dari mahasiswa, pekerja kantoran, sampai ibu rumah tangga.

Anda sudah mantap memutuskan untuk menjalankan bisnis laundry. Lokasi strategis sudah ditemukan, lalu lintas kendaraan dan orang yang melewati lokasi tersebut cukup tinggi, persaingan usaha jenis nyaris tidak ada, konsep sudah dibuat, modal sudah dipegang, lalu apa lagi langkah selanjutnya agar segera berjalan.

Selain menyiapkan promosi dan sumber daya manusia yang akan mengoperasikan bisnis ini, ada baiknya sebagai pemilik Anda juga harus memahami seluk beluk bahan kimia yang nantinya akan digunakan untuk proses mencuci pakaian pelanggan-pelanggan Anda. Sebab ini merupakan pengetahuan dasar dalam menjalankan usaha ini. Tanpa mengenal lebih dalam bahan kimiawi apa saja yang dibutuhkan, dikhawatirkan Anda akan salah dalam mengarahkan tim customer service untuk treatment pakaian konsumen.

Seperti bahan kimiawi lainnya, tentu harus berhati-hati dalam menggunakannya. Ada beberapa kulit sensitif yang alergi ketika bersentuhan/kontak langsung dengan zat kimia sehingga berdampak pada gatal-gatal dan juga bintik-bintik merah. Disarankan bagi tim operasional laundry untuk mengenakan sarung tangan jika merasa punya kulit sensitif.

Deterjen

Ini adalah bahan paling utama untuk membersihkan noda dan kotoran ringan yang menempel pada pakaian. Biasanya pengusaha laundry menggunakan dua jenis deterjen dengan peruntukkan yang berbeda, yaitu deterjen bubuk dan deterjen cair. Penggunannya tergantung dari mesin yang dipakai (apakah front loading washer atau top loading washer) dan juga bahan pakaian yang dicuci. Salah memilih deterjen bisa berakibat pada dua hal: mesin cucinya cepat rusak, atau pakaiannya malah bulukan.

Ini adalah bahan yang dipakai untuk melembutkan pakaian setelah selesai dicuci. Pakaian yang kering akan terasa kasar atau keras kalau tidak direndam terlebih dulu dengan softtener. Dan rata-rata bahan kimia ini dijual dalam bentuk cairan.

Pemutih

Bahan kimia ini berfungsi untuk memutihkan pakaian agar tampak lebih cemerlang dan bersih. Kandungan chlorine-nya memang bermanfaat agar pakaian yang berwarna cerah tampak lebih bersinar dibanding kalau tidak menggunakannya.

Zat Penetralisir

Zat sour yang terkandung dalam bahan kimia ini berfungsi untuk mencegah proses penguningan pada pakaian yang dicuci (yellowing). Selain itu, mirip dengan pemutih, zat ini juga bisa merawat warna pakaian sehingga tidak cepat pudar atau rusak. Bahkan bisa juga membersihkan sisa-sisa alkali yang terdapat pada deterjen sehingga bersihnya menjadi sempurna tanpa jejak.

Parfum Laundry

Ini adalah bahan yang, sesuai dengan namanya, memberikan keharuman pada pakaian setelah selesai proses akhir dari pencucian. Dengan ditetesi parfum maka busana yang telah selesai dicuci akan terasa nikmat dan segar, tidak berbau apek atau bau deterjen.

Softener

Ini adalah bahan yang dipakai untuk melembutkan pakaian setelah selesai dicuci. Pakaian yang kering akan terasa kasar atau keras kalau tidak direndam terlebih dulu dengan softtener. Dan rata-rata bahan kimia ini dijual dalam bentuk cairan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *