Alasan Jouska Rekomendasikan Saham LUCK

Alasan Jouska Rekomendasikan Saham LUCK

Alasan Jouska Rekomendasikan Saham LUCK

Alasan Jouska Rekomendasikan Saham LUCK – Netizen kini tengah dihebohkan oleh kasus yang menimpa PT Jouska Indonesia. Konsultan keuangan tersebut dianggap telah membuat nasabahnya rugi puluhan juta rupiah.

Menyikapi hal itu, Founder dan CEO Jouska Aakar Abyasa Fidzuno mengaku, dirinya kini jadi most wanted person yang kerap diburu untuk dimintai keterangan. Padahal, ia mengatakan telah berbicara dengan berbagai pihak yang bersangkutan, termasuk klien.

“Sepertinya saya jadi orang paling dicari belakangan ini. Saya sudah berusaha untuk komunikasi dengan semua pihak, atau pihak yang bersangkutan,” kata Aakar dalam virtual press conference Future Financial Festival 2020, Jumat.

Pendiri Jouska ini pun yakin masalah ini nantinya bisa teratasi dengan baik secara hukum. Di sela-sela kasusnya ini, ia masih mau menyempatkan waktu untuk terlibat dalam acara Future Financial Festival (FFF) 2020 yang akan digelar Sabtu besok.

“Harusnya itu bisa diselesaikan. Tapi dari situlah justru saya makin tergerak untuk support FFF ini,” ujar dia.

Perusahaan perencana keuangan, Jouska menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Jouska dituding turut mengotak-atik dana investasi klien dan terlibat dalam pembelian saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) yang tergolong unusual market activity (UMA) di Bursa Efek Indonesia. Satu per satu klien dan mantan klien pun bersuara di media sosial.

Menanggapi hal itu, CEO dan Founder Jouska, Aakar Abyasa menegaskan pihaknya bukanlah manajer investasi. Dengan demikian, Jouska tidak memiliki akses ke rekening dana nasabah. Terkait saham LUCK, Jouska memiliki alasan tersendiri. Aakar mengklaim semua yang dilakukan Jouska atas persetujuan klien.

“Setiap investor, advisor, atau profesional pasti memiliki keahlian atau gaya masing-masing dalam menjalankan investasi,” kata Aakar dalam wawancara virtual, Kamis malam.

Jouska memberikan beberapa referensi kepada klien

Aakar mengatakan dalam menjawab setiap kebutuhan klien, Jouska akan mereferensikan beberapa opsi, termasuk dalam analisis saham. Teknik yang digunakan adalah menganalisis kondisi ekonomi global dan domestik, sebab ini akan membantu menemukan industri yang memiliki potensi pertumbuhan.

“Langkah berikutnya adalah memilah perusahaan yang memiliki potensi growth dari sisi revenue dan tingkat profitabilitas dari hasil seleksi industri tadi. Hasil screening itu akan menghasilkan beberapa perusahaan yang nantinya akan dibandingkan kinerja dan keberlanjutannya,” ungkapnya.

Jouska siap menghadap Satgas Waspada Investasi

Hingga saat ini, kata Aakar, pihaknya terus berkomunikasi dengan semua klien atau mantan klien yang melapor ke OJK. Aakar pun sudah siap untuk memenuhi panggilan Satgas Waspada Investasi.

“Pada dasarnya kami sangat kooperatif dan membuka komunikasi dengan regulator. So far kami beriktikad baik dan komitmen, bukan hanya dengan klien tapi juga eks klien,” katanya.

Aakar menilai saham LUCK masih berpotensi untung

Menurut Aakar, pihaknya sudah mereferensikan beberapa saham kepada klien, bukan hanya LUCK. Apabila mengacu pada kontrak kerja Jouska, klien memiliki hak penuh untuk menerima atau tidak menerima saran yang diberikan. Jouska juga selalu terbuka untuk melakukan diskusi dua arah.

“Kenapa kami rekomendasikan saham (LUCK) tersebut, yang pasti silakan cek keterbukaan informasinya di IDX atau company-nya, yang pasti sampai hari ini masih profitable penjualannya, bahkan di Mei kemarin mereka bagi dividen,” ujar Aakar.

Berdasarkan penelusuran IDN Times di laman IDX siang ini, saham LUCK turun 6,80 persen atau 20 poin ke level 274. Sentra Mitra Informatika Tbk (LUCK) tercatat melantai di bursa pada 28 November 2018. Sementara, pada 24 Juni 2019 LUCK masuk daftar UMA di Bursa Efek Indonesia. Sebab, terjadi peningkatan harga saham di luar kebiasaan.

Comments are closed.